Belajar Smartphone Photography

Late post gapapa yaaa… karena sebenarnya ini sudah terlaksana pada 23 April 2017 yang lalu. Tadinya acara tersebut hanya diperuntukkan khusus jaringan KBDS. Tapi karena mungkin hanya sedikit pesertanya, akhirnya dibuka untuk seluruh jaringan d’BC Network. Karena ini training langka, otomatis donkkk.. saya yang pertama tunjuk tangan untuk ikutan. Biayanya juga tidak mahal, hanya Rp 100.000, dapat ilmu dan dapat makan siang.

Acara diadakan di The Legend Coffee di Kotabaru, mulai jam 11:00 hingga jam 15:00. Trainernya adalah mba Ika Mahardikawati yang memang adalah seorang fotografer profesional dari Jakarta, yang kebetulan adalah salah satu leader Oriflame d’BC Network. Top-top leader d’BC Network pun menggunakan jasa mba Ika ini setiap kali butuh pemotretan.

Pembukaan

Acara dimulai dengan perkenalan diri mba Ika Mahardikawati. Blio adalah seorang ibu yang memiliki 2 anak dan 1 suami tentunya. Punya hobi memotret serta suka desain dan seni. Mba Ika ini pernah motret di bangku sekolah, blio ini belajar otodidak hanya dengan bantuan Google.

Mba Ika menjadi fotografer sejak tahun 2008, namun serius menekuni bidang ini secara profesional (baca: menghasilkan uang) baru sejak tahun 2009. Dan menggunakan kamera HP untuk fotografi sejak kamera di HP mulai keren.

Harus Punya Tujuan

Menurut mba Ika, memotret pun harus punya tujuan. Kalo angkot aja punya tujuan, masa’ motret enggak? Jadi, sebelum memotret, berdoalah, lalu tentukan tujuan. Mengapa memotret? Untuk apa foto itu nanti?

Biasanya nih, kita para konsultan Oriflame tujuan dari memotret adalah untuk jualan. Ya gak? Baik itu memotret produknya saja maupun memotret kita dengan produknya, semacam mau bikin testimoni.

Setelah memotret, jika hasil potreta tidak diposting di sosial media, itu bagaikan makan sayur tanpa garam. Hambar rasanya. Gak ada yang menikmati hasil kita motret.

Jadi, penting yaaa memiliki tujuan meski cuma motret ๐Ÿ™‚

Ponsel / Smartphone

Kalo punya smartphone, kita harus mengenalnya (know your tools), karena tak kenal maka tak sayang.

Nah, penting bagi kita untuk:
1. Membaca manual book-nya supaya enggak salah-salah.
2. Jangan berhenti mencoba menggunakan kamera yang ada di dalam smartphone tersebut.
3. Nikmati proses bersama kamera tersebut; mulai dari masih kaku, hingga udah lincah menggunakannya.
4. Fotografi itu harus menyenangkan, jangan dibikin rumit supaya senang mengerjakannya.

Kata mba Ika, kamera ponsel itu bisa diatur seperti halnya kamera DSLR lhooo..

“Kamera terbaik itu tidak pernah ada, kalau pun ada adalah kamera yang Anda miliki saat ini.” – Arbain Rambey

Basic Photography

Selanjutnya mba Ika mengajarkan tentang hal-hal basic dalam dunia fotografi, khususnya fotografi yang menggunakan smartphone. Beberapa hal yang harus diketahui adalah:

1. ISO: kepekaan sensor kamera terhadap cahaya.

2. Aperture: pembukaan lensa saat mengambil gambar.

3. Shutter Speed: kecepatan jendela di depan lensa.

Lighting

Dalam penggunaan kamera ponsel, jangan lupa matikan Flash. Kamera ponsel tidak sesensitif kamera DSLR. Sebisa mungkin usahakan ada cahaya yang cukup terang ketika memotret sebuah obyek. Hasil foto outdoor akan lebih bagus dan hasilnya lebih alami jika dibandingkan dengan pencahayaan dari lampu. Namun jika terpaksa berada di dalam ruang, ya mau tak mau lampu bisa jadikan alternatif pencahayaan.

Rule of Third

Adalah garis imajiner yang membantu saat membagi frame foto menjadi sembilan bagian yang sama besar dengan menarik 2 garis sejajar secara horisontal dan vertikal. Aturan komposisi ini menjadi dasar bagi keseimbangan elemen foto sehingga foto lebih sedap dipandang.

Garis-garis horisontal dan vertikal ini yang disebut Rule of Third

Tidak melulu obyek ditempatkan di tengah-tengah garis imajiner lho yaa.. selamat mencoba-coba.

Garis imajiner itu kalo menggunakan smartphone Samsung, bisa dicari lewat setting kamera, lalu pilih “Gridlines”.

Fitur-fitur yang ada di menu Setting-nya kamera smartphone Samsung Galaxy Grand Prime

Angle

Nah, belajar tentang angle ini artinya menentukan sudut pemotretan supaya pas dan hasilnya menjadi bagus serta menarik. Ada 3 macam angle yaitu:

1. Above eye level, 30-40 derajat

2. Eye level, sudut sejajar

3. Bird eye view, sudut dari atas.

Untuk bagian ini, kita memang harus banyak berlatih. Hal yang simpel saja, jangan memotret botol sehingga bentuknya menjadi aneh, dsb.

Editing

Untuk mengedit foto-foto yang sudah diambil lewat kamera smartphone tadi, mba Ika hanya menggunakan aplikasi Snapseed dan PicsArt. Saya selama ini juga menggunakan 2 aplikasi itu, tapi ternyata banyak trik-trik yang saya belum tahu hahaha… jadi saya selama ini menggunakannya standar saja.

Misalnya garis-garis yang ada di background terprotret miring, nah itu nanti bisa dikoreksi dengan menggunakan PicsArt.

Misal mau membuat blur bagian tertentu, bisa menggunakan Snapseed.

Misal mau bikin tulisan di dalam lingkaran atau kotak tetapi tidak menggunakan templatenya Snapseed, nahhh.. kotak atau lingkarannya ambil dari Snapseed tetapi bikin tulisannya menggunakan PicsArt.

Gimana? Bingung? ๐Ÿ˜€

Tips-tips Lain

Background Foto. Biasanya pada bingung nih mau pake alas foto apa. Apakah harus beli atau bagaimana. Ternyata bisa lhooo ngeprint beberapa gambar yang bisa diambil dari mana-mana, misalkan dicetak ke ukuran A3 kemudian dilaminating doff. Udah itu aja digunakan sebagai alas atau sebagai background.

Yang bergambar “matahari” itu harus dimaksimalkan

Pencahayaan yang ada di smartphone harus dimaksimalkan jika akan digunakan memotret.

Practice makes perfect. Banyak-banyak latihan aja dehhhh.. supaya hasilnya semakin bagus ๐Ÿ™‚

Contoh-contoh

Berikut ini beberapa contoh kami belajar memotret:

Foto asli

 

Setelah diedit menggunakan Snapseed dan PicsArt

 

Foto asli dengan background yang rada miring

 

Setelah diedit menggunakan Snapseed dan PicsArt

 

Foto asli, lihat tuh ada kaki-kaki hehee..

 

Setelah diedit menggunakan Snapseed dan PicsArt

Di Oriflame kita jadi pintar…

Jika Anda belum jadi konsultan Oriflame dan ingin tahu lebih lanjut, silakan hubungi saya:
Wiwin Pratiwanggini
Call/SMS/WA: 08156852076 | Telegram: @pratiwanggini
Note: Silakan perkenalkan diri Anda, agar saya bisa langsung mengkonfirmasi Anda.

Atau, isi saja form di bawah ini, nanti saya yang akan menghubungi Anda โ˜บ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *