Kulit Berminyak dan Jerawat

kulit berminyak dan jerawat

Beberapa hari yang lalu saya mengikuti training tentang perawatan kulit berminyak. Yang dibahas tidak hanya sebatas kulit berminyak, namun juga membahas tentang jerawat. Siapa sih yang tidak pernah dengar kata jerawat, atau malah mengalami jerawatan? Hehehe.. baiklah, kali ini saya pengin berbagi ilmu tentang kulit berminyak dan jerawat.

Masalah kulit orang Indonesia

Beberapa masalah kulit orang Indonesia yang seringkali ditemui adalah:
1. Hiperpigmentasi, yaitu suatu kondisi pada kulit yang disebabkan oleh peningkatan melanin, zat dalam tubuh yang bertanggung jawab untuk pewarnaan kulit (pigmen). Pigmen adalah pewarna kulit seseorang. Paparan sinar matahari merupakan penyebab utama dari hiperpigmentasi, dan akan menggelapkan daerah yang terkena sinar matahari.
2. Kulit kering, yaitu suatu keadaan dimana kulit kehilangan kelembabannya sehingga tampak pecah-pecah. Kulit kering sering terjadi terutama pada usia di atas setengah baya.
3. Kulit sensitif, yaitu kulit yang tipis dengan kapiler di bawah lapisan kulit. Kulit sensitif memiliki pori-pori yang sangat baik. Ketika terkena perubahan suhu, kulit sensitif akan dengan mudah menjadi merah.
Kulit sensitif mudah rusak ketika terkena kotoran atau ketika menggunakan produk perawatan tertentu.
4. Kulit berminyak, yaitu suatu keadaan dimana kulit memiliki pori-pori yang lebih besar dan sering terlihat mengkilap meskipun cuaca sedang tidak panas.

Kali ini kita akan fokus pada satu masalah yaitu kulit berminyak.

Penyebab kulit berminyak

Setiap masalah terjadi tentu ada penyebabnya, demikian juga dengan masalah kulit berminyak. Beberapa penyebab kulit berminyak, antara lain:

1. Konsumsi makanan berminyak
Bukan rahasia lagi bahwa makanan seperti makanan yang digoreng yang mengandung minyak tak jenuh akan berakibat langsung pada kulit wajah. Ternyata bukan jenis makanan itu saja, namun makanan yang mengandung susu juga dapat menyebabkan penyumbatan pori-pori karena minyak. Makanan dairy mengandung hormon natural yang memancing produksi minyak pada kulit. Jika tak ingin kulit Anda berminyak, hindari juga makanan olahan dengan kadar gula tinggi.

2. Hormon
Siklus menstruasi juga sangat berhubungan dengan kondisi kulit setiap orang. Siklus hormon bulanan yang mengalami fluktuasi dari minggu ke minggu akan meningkatkan aktivitas produksi minyak pada kulit wajah dan kulit kepala. Perhatikan saat-saat dimana Anda merasa kulit lebih berminyak dari biasanya, sebab bisa saja hal tersebut disebabkan oleh siklus hormonal bulanan.

3. Produk kecantikan yang digunakan
Hindari produk kecantikan yang terlalu berat untuk wajah Anda agar kulit dapat lebih bernafas secara efektif dan mengurangi produksi minyak berlebih. Saat Anda membeli produk kecantikan, pilih yang bebas minyak dan terasa ringan di kulit.

4. Gen
Setiap wanita lahir dengan gen keturunan yang berbeda-beda tanpa bisa memilih. Jumlah kelenjar minyak dan tingkat produktivitasnya adalah hal yang rumit, bersifat spesifik dan berbeda-beda bagi setiap wanita. Jadi, kondisi kulit Anda pada dasarnya juga bergantung pada faktor genetis.

5. Terlalu sering membersihkan wajah
Membersihkan wajah terlalu sering justru dapat berdampak buruk pada kulit wajah. Saat wajah dibersihkan, kelenjar minyak justru akan memproduksi minyak untuk melindungi lapisan kulit untuk menyeimbangkan tekstur kulit yang menjadi kering saat dibersihkan. Saat mencuci wajah, gunakan pembersih wajah yang lembut di wajah dan jangan menggosok terlalu keras saat mengeringkan wajah.

Ciri-ciri kulit berminyak

Dari berbagai macam masalah kulit tadi, selain memiliki penyebab, masing-masing juga ada ciri-cirinya. Nah, ciri-ciri kulit berminyak adalah sebagai berikut:

1. Area pipi, hidung, dan dahi terasa lebih berminyak. Kulit wajah utamanya daerah tersebut akan terlihat mengilap karena minyak. Meskipun Anda mencuci muka, namun tampilan wajah yang kesat dan bersih hanya akan bertahan beberapa jam, selanjutnya akan kembali berminyak.

2. Pori wajah tampak besar. Bila kondisi kulit wajah anda berminyak, maka pori-pori kulit wajah anda akan tampak besar.

3. Wajah cenderung kusam. Kadar minyak yang terlalu tinggi juga bisa membuat kulit wajah tampak terlihat kusam.

4. Tekstur kulit terasa lebih terasa kasar, mengilap, mudah berjerawat dan berkomedo. Masalah kulit wajah berminyak dapat menimbulkan efek domino, yakni memicu masalah-masalah kulit lainnya. Contoh masalah kulit yang bisa muncul akibat kadar minyak tinggi pada kulit wajah adalah jerawat dan komedo. Jadi jika Anda mudah untuk berjerawat dan juga banyak memiliki komedo, maka kulit wajah Anda memproduksi minyak secara berlebihan.

Cara benar membersihkan kulit berminyak

Melihat ciri-ciri kulit berminyak yang demikian, rasanya tangan jadi gatal pengin buru-buru membersihkannya hehehe… Membersihkan kulit tidak boleh asal-asalan lho, apalagi kulit berminyak. Berikut ini cara yang benar dalam membersihkan kulit berminyak tiap pagi dan malam hari:

1. Saat pagi, gunakan face wash khusus untuk kulit berminyak. Bilas dengan air dingin, jangan gunakan air hangat atau panas. Penggunaan air hangat atau panas akan membuka pori kulit dan merangsang kelenjar minyak dalam kulit untuk makin berproduksi. Lanjutkan dengan penggunaan toner dan ritual perawatan kulit.

2. Saat malam hari, bersihkan wajah dengan cleanser dan toner (2 langkah). Seminggu dua kali, Anda dapat melakukan double cleansing yaitu menggunakan milk cleanser dan face wash untuk memaksimalkan kebersihan kulit yang sering terkena make-up.

Serum dan pelembab untuk kulit berminyak (cenderung berjerawat)

Kulit berminyak yang cenderung berjerawat tetap membutuhkan serum dan pelembab. Kenapa?

1. Membersihkan wajah hanya menghilangkan minyak di permukaan kulit wajah.
Banyak yang berusaha mengatasi minyak di permukaan kulit dengan lebih sering mencuci wajah. Mencuci wajah hanya menghilangkan minyak di permukaan, namun tidak menghidrasi kulit sehingga permukaan kulit menjadi kering, dan justru akan membuat kelenjar minyak di bawah permukaan kulit menghasilkan lebih banyak minyak.

2. Wajah berminyak tetap membutuhkan serum dan pelembab.
Pelembab tetap diperlukan untuk mempertahankan keseimbangan di permukaan kulit.

3. Enzim alamiah kulit dapat bekerja lebih optimal.
Selain itu, kandungan enzim alamiah di kulit membantu kulit mati mengelupas secara teratur. Bila kulit kering, enzim ini tidak dapat bekerja dengan baik dan menyebabkan kulit mati menumpuk sehingga kulit menjadi kasar dan kusam. Karenanya, pelembab tetap dibutuhkan oleh kulit berminyak sekalipun supaya tetap sehat, halus, dan cerah.

Produk perawatan kulit yang tepat untuk kulit berminyak (cenderung berjerawat)

Agar supaya tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, sebaiknya gunakan produk perawatan kulit yang tepat. Lalu bagaimana memilih produk perawatan kulit yang tepat untuk kulit berminyak (cenderung berjerawat) ? Berikut ini tips-tipsnya:

1. Pilih pelembab oil-free dan tidak bersifat komedogenik. Pelembab oil-free akan tetap menjaga hidrasi kulit tanpa menambahkan kadar minyak di permukaan kulit. Produk dengan keterangan non-comedogenic telah diuji pada kulit berminyak atau berjerawat, dan biasanya tidak menyebabkan jerawat bertambah parah ataupun munculnya komedo/jerawat baru.

2. Perhatikan bahan-bahan yang ada di dalam kandungan pelembab yang akan digunakan, ketahui mana kandungan yang akan membantu tampilan kulit dan mana yang mungkin justru akan memperburuk keadaan kulit berminyak. Bahan dasar air biasanya memiliki kandungan dengan akhiran –icone, contohnya silicone atau dimethicone. Dimethicone akan mampu melembabkan sekaligus membuat tampilan kulit lebih matte.

3. Pelembab yang mengandung asam laktat, asam glikolat, atau asam salisilat membantu regenerasi kulit. Pelembab ini akan meningkatkan pergantian kulit, sehingga kulit berminyak tidak terlihat kusam. Minyak alamiah seperti minyak jojoba, minyak avokad, atau minyak zaitun juga baik untuk menghaluskan dan menghidrasi kulit berminyak.

4. Hindari pelembab yang memiliki kandungan parafin atau cooca butter. Karena kandungan tersebut  justru dapat menyebabkan sumbatan pori.

5. Pilih tekstur pelembab yang tepat. Pelembab memiliki banyak tekstur, dari yang paling ringan yaitu gel atau losion hingga yang berat seperti krim. Pada kulit berminyak, pilih pelembab dengan tekstur gel atau losion. Hindari pelembab dengan tekstur krim yang kental.

6. Pilih tabir surya yang tepat. Sebagai pilihan juga dapat menggunakan tabir surya sebagai pelembab. Pelembabnya untuk menjaga hidrasi kulit, sementara kandungan tabir suryanya berguna untuk melawan efek tidak baik matahari sehingga kulit tetap cerah dan tidak cepat menua. Namun perlu diperhatikan tabir surya yang sesuai untuk kulit berminyak, karena alih-alih ingin membuat kulit lebih sehat malah kulit berjerawat yang didapat, mengingat tekstur produk tabir surya yang terlalu kental dapat menyumbat pori-pori.

7. Penuhi hidrasi dan nutrisi tubuh. Di samping penggunaan pelembab, hidrasi dan nutrisi dari dalam tubuh tetap diperlukan. Penuhi kebutuhan cairan, makan cukup buah dan sayuran, dan berolahraga teratur dapat membantu menjaga keseimbangan tubuh secara keseluruhan. Untuk meningkatkan upaya menjaga kesehatan tubuh, suplementasi makanan dapat diberikan sesuai dengan kebutuhan.

Kesimpulannya, kulit membutuhkan hidrasi baik dari dalam maupun dari luar. Karena itu, kita harus mampu memenuhi kebutuhan cairan tubuh agar kulit terhidrasi dengan baik dari dalam, dan tidak lupa untuk mengaplikasikan pelembab pada permukaan luar kulit. Jadi sekalipun kulit Anda berminyak, tetap memerlukan pelembab.

Cara merawat kulit berminyak cenderung berjerawat

Merawat kulit berminyak cenderung berjerawat tidak boleh asal-asalan. Tetapi harus dengan cara yang benar. Berikut ini cara merawat dengan benar:

1. Teratur membersihkan wajah setelah beraktivitas. jangan terlalu sering membersihkan wajah. Lakukan setidaknya sehari 2X.

2. Tetap lakukan 4 langkah dasar perawatan kulit (4 Step Skin Care Ritual).

3. Seminggu sekali, lakukan scrubbing dan masker wajah.

Kulit berminyak tetap membutuhkan produk tabir surya

Di atas tadi dibahas bahwa kulit berminyak cenderung berjerawat tetap membutuhkan serum dan pelembab. Ternyata tidak hanya itu. Kulit berminyak cenderung berjerawat pun membutuhkan produk tabir surya. Kenapa? Karena kulit jenis apapun tetap memerlukan tabir surya sebagai tameng untuk mencegah pengaruh buruk UVA dan UVB. Cara menggunakannya cukup aplikasikan setelah menggunakan pelembab. Selain menggunakan produk khusus tabir surya, Anda juga dapat memilih produk yang memiliki kandungan tabir surya. Pilihlah tabir surya SPF 30.

Facial saat kulit sedang berjerawat

Sebagai wanita, pasti donk penginnya perawatan maksimal ya.. Nah, apakah boleh melakukan facial saat kulit sedang berjerawat? Jawabannya, boleh saja melakukan facial. Namun, perhatikan beberapa hal berikut:
1. Hindari scrubbing.
2. Lakukan dengan ahlinya.
3. Perhatikan kondisi kulit dan interval waktu saat melakukan facial.

Saat facial Anda akan mengalami beberapa tahap yaitu:

Kebanyakan facial menggunakan mesin yang mengeluarkan uap tipis (steJamer) yang berfungsi menghangatkan kulit sehingga pori-pori wajah akan terbuka lebar serta membantu melembutkan komedo dan jerawat. Namun bagi kulit yang sangat sensitif bagian ini biasanya tidak dilakukan.

Setelah itu, dilanjutkan fase pengelupasan yang berguna mengangkat sel mati yang sudah siap mengelupas di lapisan epidermis. Hal ini berfungsi untuk mengangkat komedo serta menipiskan jerawat agar tumbuh menjadi sel kulit baru.

Dan inti dari perawatan facial yakni pada fase ekstraksi, dimana terjadi proses pembersihan komedo atau whiteheads. Di fase ini biasanya banyak yang merasa kesakitan, bahkan apabila tidak dilakukan oleh orang yang ahli bisa menyebabkan luka.

Kemudian masuklah pada fase relaksasi, dengan pijatan serta pemberian masker dan serum.

Ketika wajah kita berjerawat, tidak salah untuk facial. Tapi, sebaiknya ketika facial tidak melakukan scrubbing atau pengikisan pada wajah berjerawat karena itu malah memperparah peradangan pada jerawat. Peradangan ini hendaknya tidak diperparah dengan trauma fisik, yakni meninggalkan jaringan parut di kulit wajah sehingga wajah menjadi bopeng.

Jadi, bagi Anda yang sedang berjerawat dan ingin melakukan facial, pertimbangkan dulu beberapa hal di atas seperti kondisi kulit, tingkat keparahan jerawat, waktu interval melakukan facial, dan juga kredibilitas dari penyedia jasa facial yang dipilih. Jangan sampai, facial justru akan semakin memperkeruh penampilan wajah.

Bolehkah melakukan scrubbing saat kulit sedang berjerawat?

Melakukan scrubbing memang bikin kulit wajah menjadi lebih bersih, tetapi hal itu tidak boleh dilakukan ketika kulit sedang berjerawat. Kenapa? Karena akan membuat area jerawat terluka dan bakteri menyebar ke area lain. Jadi, lakukan facial hanya pada area wajah yang kusam dan tidak berjerawat.

Peeling ataupun scrub dianjurkan untuk dilakukan pada kulit berjerawat untuk membantu membuang sisa sel-sel kulit mati. Namun, tidak disarankan digosok pada bagian yang sedang berjerawat. Jerawat sebenarnya adalah kulit yang meradang akibat adanya bakteri dan kotoran yang menyumbat pori. Apabila di-scrub, area tersebut malah akan semakin terluka. Bakteri pun bisa menyebar ke area yang lain

Apakah jerawat menular?

Jerawat bukanlah penyakit yang dapat ditularkan oleh satu orang ke orang lainnya. Penyebab pasti jerawat memang belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini :

1. Stres.

2. Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria dan wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.

3. Kelenjar minyak yang terlalu aktif.

4. Keturunan dari orang tua. Jika orang tua Anda mudah berjerawat maka kemungkinan besar kulit Anda akan mudah berjerawat.

5. Bakteri Propionibacterium acnes di pori-pori kulit.

Untuk itu cara Anda membersihkan kulit perlu diperhatikan. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik.

Mengapa stress dapat mempengaruhi jerawat?

Hormon stres menaikkan peradangan dalam tubuh dan menekan sistem imun. Akibatnya tubuh memproduksi lebih banyak minyak di kulit dan rentan terhadap bakteri pencetus. Kombinasi ini menyebabkan timbulnya jerawat.

Saat stress, hormon cortisol (hormone utama stress) akan memproduksi lipid minyak atau sebum. Jika terlalu banyak diproduksi, sebum akan menutup pori dan menyebabkan jerawat. Ditambah dengan peradangan neuropeptida yang dilepaskan oleh sistem saraf ketika seseorang stres, maka jerawat semakin menjadi.

Adakah hubungan antara makanan/minuman yang dikonsumsi dengan jerawat?

You are what you eat. Apa yang Anda konsumsi akan berpengaruh pada tampilan kulit wajah.

1. Terlalu banyak karbohidrat membuat kulit mudah berjerawat. Karbohidrat dapat meningkatkan insulin dalam darah. Peningkatan insulin dapat mengganggu fungsi hormon sehingga menyebabkan jerawat.

2. Kenaikan kadar gula dalam darah dapat menyebabkan naiknya hormon insulin. Konsumsi gula (sirup manis, olahan cake, manisan, gula putih, coklat manis, permen) dan susu secara berlebihan dapat meningkatkan insulin dalam darah. Kenaikan kadar gula dalam darah dapat menyebabkan naiknya hormon insulin. Salah satu dampaknya dapat menyebabkan kinerja darah terhambat sehingga pori pada kulit wajah pun akan tersumbat. Akibatnya, kulit mudah berjerawat. .

3. Hindari makanan yang mengandung protein dan lemak tinggi. Tidak semua kacang menyebabkan kulit berjerawat. Kacang mede dan kacang almond mengandung asam oksalat yang dapat membantu mencegah penuaan dini. Makanan yang dibuat dari olahan kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan merupakan salah satu faktor pemicu hadirnya jerawat. Terlebih berbagai makanan dari olahan yang terbuat dari kacang tanah. Hal ini disebabkan di dalam sumber makanan tersebut terdapat protein dan lemak yang sangat tinggi, sehingga dapat memicu produksi kadar minyak berlebih pada kulit wajah yang akan menimbulkan jerawat.

Pengaruh olahraga dan kondisi kulit berjerawat

Olahraga secara teratur sangat baik untuk tubuh termasuk untuk kulit. Olahraga akan membantu menjaga fungsi tubuh termasuk kondisi hormon yang berperan terhadap timbulnya jerawat. Olahraga juga dapat menghindari stres yang merupakan faktor risiko terjadinya jerawat.

Sebaliknya, olahraga yang tidak ditutup dengan membersihkan diri setelahnya merupakan potensi terjadinya jerawat.

Hindari penggunaan baju atau alat olahraga yang dapat mengiritasi kulit. Ingat untuk mandi setelah berolahraga.

Hal ini pun sama halnya dengan layar handphone Anda. Kebiasaan untuk tidak membersihkan layar handphone yang selalu menempel pada pipi akan membuat kulit menjadi mudah berjerawat. Teratur membersihkan layar handphone sangat membantu menghindari kulit dari jerawat.

Mengapa saat menggunakan suatu produk, kulit dapat terjadi purging?

Pada awal menggunakan skin care, biasanya proses purging terjadi. ia bekerja untuk membersihkan pori-pori kulit yang tersumbat seperti minyak berlebih, sel-sel kulit mati yang menumpuk, sehingga tak jarang jerawat pada wajah semakin parah.

Karena purging memberikan efek break out pada permukaan kulit, proses kerja purging justru malah menangkap bakteri penyebab jerawat. Hal itu wajar, karena proses pembersihan tadi.

Selain itu, sebagai reaksi awal, purging bisa menjadi sistem pertahanan kulit secara alami untuk mengembalikan keseimbangan kulit.

Purging akan terjadi pada skin care yang memiliki kandungan AHA, BHA atau ketika memakai produk berjenis scrub, peeling, atau retinoid yang memang memiliki kemampuan penetrasi ke dalam kulit untuk membersihkan dan memperbaiki lapisan bawah kulit. Terkadang menggunakan produk herbal juga akan berefek purging di awal.

Proses purging dapat berlangsung selama 2-6 minggu setelah menggunakan skin care. Tak jarang, proses purging juga terjadi hingga tiga bulan lamanya. Setelah melalui proses purging, kulit berangsur-angsur semakin bersih sesuai dengan yang kita harapkan.

Jika skin care yang digunakan tidak mengandung bahan-bahan seperti yang telah dijelaskan di atas, dan jerawat atau beruntus semakin parah dalam waktu lebih dari tiga bulan, lebih baik kita mengganti skin care tersebut, karena itu pertanda bahwa skin care yang kita gunakan tidak cocok. Jadi jangan panik dulu dengan keadaan kulit jerawatan atau beruntusan ketika awal-awal menggunakan skin care, bisa saja kita memang sedang mengalami proses purging.

Apakah jerawat dewasa itu?

Umumnya jerawat timbul pada kulit usia remaja, di mana kelenjar minyak sangat aktif. Jika jenis kulit sangat sensitif, jerawat bisa berlanjut pada usia dewasa yang disebabkan karena faktor lingkungan (debu dan kotoran), pengaruh hormonal (hormon androgen), dan stres. Bila didiamkan, bisa mengakibatkan infeksi dan meradang yang disebut jerawat pustula.

Jerawat pustula adalah jerawat berbentuk kubah dan berwarna merah. Termasuk masalah kulit yang serius karena bisa menimbulkan infeksi yang berkelanjutan.

Jerawat komedo yang berisi lemak dan mengeras seringkali dianggap jerawat biasa. Namun, akan menjadi masalah bila berkembang menjadi besar.

Komedo yang terus membesar akibat kelebihan minyak, bakteri dan kotoran yang tersumbat di pori kulit membuat sel kulit mati tidak terlepas dengan sempurna, sehingga terjadi peradangan. Bila tidak segera diobati akan timbul nanah dan infeksi yang berbahaya bagi kulit.

Bagaimana cara merawat kulit yang mengalami jerawat dewasa?

Lakukan perawatan kulit wajah secara benar dan teratur:
1. Bersihkan wajah secara teratur minimal 2 kali sehari yaitu sebelum dan sesudah beraktivitas.
2. Lakukan facial.
3. Pilih kosmetik secara pintar,  hindari pemakaian kosmetik berbahan dasar minyak.
4. Gunakan jenis kosmetik berbahan dasar air dan berjenis oil free, serta terdapat label non-comedogenic (tidak mengandung bahan yang mempermudah terbentuknya komedo).
5. Gunakan tabir surya bertekstur lotion.
6. Perhatikan pola makan.
7. Kurangi aktivitas atau olahraga yang merangsang dan memicu kelenjar keringat berproduksi berlebihan.

Demikian tadi oleh-oleh training tentang kulit berminyak dan jerawat. Kebetulan banyak sekali orang-orang di sekitar kita yang bermasalah dengan kulit berminyak dan jerawat. Mungkin Anda salah satunya?

Ingin tahu produk untuk kulit berminyak dan berjerawat?

Silakan hubungi saya:
Wiwin Pratiwanggini
Call/SMS/WA: 08156852076 (atau klik saja TanyaWiwin)

🙂 Klik disini untuk untuk gabung Oriflame 🙂

 

Facebook Comments

comments

1 thought on “Kulit Berminyak dan Jerawat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *