Mencari penghasilan tambahan

Kenapa aku kepikiran nyari penghasilan tambahan? Padahal kata mereka saat ini aku sudah nyaman dengan gaji sekarang? Padahal .. padahal.. padahal..

Karena, ternyata aku tidak boleh hanya memikirkan hari ini. Masih ada hari esok. Terutama untuk anakku semata wayang. Okelah gaji sekarang tinggi, tapi kan sekarang. Kerja pun kontrak, bukan pegawai tetap. Pada akhirnya tidak ada uang pensiun dari perusahaan. Nabung juga gak bisa disiplin. Dan ternyata kebutuhan sehari-hari tidak lagi murah. Bahkan aku belum punya rumah lagi (setelah kehilangan rumah hiks hiks hiks..). Juga suami yang bukan pegawai.

Belajar dari pengalaman hidup dan mencoba mengelola kehidupan di masa datang untuk lebih baik itulah yang membuat aku harus mikir dan mulai mencari penghasilan tambahan.

Dulu bingung mau cari penghasilan tambahan lewat mana ? Modal uang kagak ada, padahal suami pengin punya warung makan kecil-kecilan (menyalurkan hobby-nya masak memasak). Sedangkan aku tak punya ketrampilan tangan yang bisa menghasilkan uang (atau aku yang tidak tahu akan kelebihanku ya ???).

Dan akhirnya aku nyebur ke bisnis Network Marketing, yang lebih dikenal di masyarakat sebagai bisnis MLM. Dan lama-lama alhamdulillah aku bisa enjoy dan berjalan sampai sekarang.

OK, selanjutnya aku pengin sharing ttg Mencari Penghasilan Tambahan berdasarkan bukunya Pak Safir Senduk (kebetulah aku ikutan milisnya.. seru lho.. banyak ilmu keuangan disana..). Di chapter awal sih menyarankan ke kita untuk menaikkan penghasilan. Kenapa ? Disana disebutkan:

  • Menaikkan penghasilan merupakan salah satu cara dalam mengatasi defisit. -> setuju !
  • menaikkan penghasilan tidak harus dilakukan apabila Anda mengalami defisit saja (??? msh bingung nih aku apa maksudnya ya..??) tetapi dapat dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya defisit pada tahun-tahun mendatang.
  • Jika Anda saat ini bekerja -apalagi sebagai karyawan- jangan terlalu berharap untuk menaikkan penghasilan dari pekerjaan Anda sekarang. Namun cobalah mencari penghasilan tambahan di luar pekerjaan yang Anda lakukan sekarang. SETUJU bangettt !

Lantas, langkah-langkah awalnya apa dong ? Gak terlalu sulit koq. Antara lain sbb:

  1. Siapkan diri anda agar mau bekerja.
  2. Siapkan waktu yang dibutuhkan dalam menjalankan pekerjaan.
  3. Pelajari alternatif penghasilan tambahan yang tersedia, lalu tetapkan pilihan Anda.
  4. Lakukan, lakukan, lakukan.

Nah, terakhir… musti tahu alternatif penghasilan tambahan itu didapat dari mana aja ? Kalo Pak Safir Senduk bilang sih ada 8 alternatif.

  1. menjadi karyawan -> udah..
  2. menjual barang dan jasa -> gak punya modal..
  3. menjual keahlian -> apa ya keahlian gue ?..
  4. membuka usaha sendiri -> kagak ada modal..
  5. menjalankan usaha Network Marketing -> what is this ?
  6. ikut investasi bagi hasil -> gak punya dana yg bisa diinvestasikan..
  7. melakukan investasi pendapatan tetap -> udah mulai sih…sejak setahun yang lalu..
  8. melakukan jual-beli produk keuangan -> belum mampu..

Lantas dari masing2 itu kelebihan dan kelemahannya apa aja? Juga kiat-kiatnya?.

(1) Menjadi karyawan

Kelebihannya:

  1. Tidak memerlukan modal uang yang besar untuk mulai bekerja sebagai karyawan.
  2. Penghasilan relatif bisa didapatkan dengan cepat berupa gaji atau upah setiap bulannya.

Kekurangannya:

  1. Butuh lebih banyak waktu.
  2. Kebebasan berkurang karena adanya aturan-aturan yang mengikat.

Kiat-kiatnya:

  1. Jangan sampai mengganggu jadwal kegiatan utama.
  2. Ada baiknya pasangan kita yang tidak bekerja yang melakoni pekerjaan sebagai karyawan.
  3. Pilih bidang pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuan.

(2) Menjual barang dan jasa

Kelebihannya:

  1. Tidak butuh modal uang terlalu banyak apalagi jika Anda hanya sebagai perantara/makelar.
  2. Waktu Anda lebih fleksibel

Kekurangannya: Penghasilan anda tidak tetap.

Kiat-kiatnya:

  1. Miliki pengetahuan yang baik terhadap barang dan jasa yang anda jual (taruhlah minat pada produk yang anda jual, ikuti pendidikan yg ada, simak media, baca buku).
  2. Cobalah untuk fokus pada sejumalh lini produk saja.
  3. Pasarkan diri anda.

(3) Menjual keahlian

Kelebihannya:

  1. Waktu Anda lebih fleksibel.
  2. Anda bebas untuk memutuskan terikat tidaknya dengan klien/pemakai jasa anda.

Kelemahannya: Penghasilan umumnya tidak tetap baik dari sisi jumlah maupun frekuensi.

Kiat-kiatnya:

  1. Pelajari dan kenali keahlian yang bisa anda jual.
  2. Tambah pengetahuan Anda pada bidang yang dipilih.
  3. Pelajari cara menjual keahlian Anda.
  4. Sesuaikan keahlian anda dengan target dan selera pasar anda.

(4) Membuka usaha sendiri

Kelebihannya:

  1. Leluasa mewujudkan ide-ide Anda.
  2. Tahu titik lemah dan titik kelebihan anda.

Kekurangannya: Ada waktu, tenaga, dan uang yang harus dikorbankan apabila ternyata sistem yang anda bangun gagal.

Kiat-kiatnya:

  1. Pelajari dan pahami terlebih dahulu seluk beluk usaha yang akan anda jalankan.
  2. Buat sistem keuangan usaha yang terpisah dengan keuangan keluarga dan miliki modal awal yang cukup untuk mengantisipasi masa-masa sulit.
  3. Buat sistem yang bisa Anda tinggalkan.

(5) Network Marketing

Kelebihannya:

  1. Tidak butuh modal uang yang besar.
  2. Kecilnya resiko kerugian uang.
  3. Tidak butuh tempat khusus.
  4. Bisa mengatur sendiri kapan waktunya anda akan menjalankan usaha tersebut.

Kelemahannya: Tidak cocok bagi orang yang tidak kuat mental dan tidak pandai dalam bersosialisasi.

Kiat-kiatnya:

  1. Pilih perusahaan network marketing yang tergabung dalam APLI.
  2. Pilih perusahaan network marketing yang menyediakan barang dan jasa yang banyak dan bervariasi.
  3. Pilih perusahaan network marketing yang para distributornya memiliki cara atau sistem keberhasilan untuk bisa sukses; sistem tersebut sebaiknya harus sudah teruji dan terbukti mampu mencetak banyak orang menjadi berhasil.

(6) Ikut investasi bagi hasil

Kelebihannya: Tidak butuh kerja fisik yang banyak.

Kekurangannya: Beberapa di antara usaha yang ada butuh dana yang agak banyak, padahal tidak semua orang memilikinya.

Kiat-kiatnya:

  1. Pelajari cara kerjanya.
  2. Kenali resikonya.
  3. Lihat lokasinya.
  4. Kenali perusahannya.

(7) Melakukan investasi pendapatan tetap

Kelebihannya: Tidak butuh usaha fisik yang banyak.

Kelemahannya:

  1. Kadang-kadang butuh dana besar agar bisa memberikan hasil yang dirasa mencukupi, padahal tidak semua orang punya dana.
  2. Tidak selalu bisa mengimbangi inflasi.

Kiat-kiatnya:

  1. Pilih produk investasi yang jumlah pendapatan tetapnya bisa memenuhi kebutuhan penghasilan tambahan anda.
  2. Pertimbangkan untuk melakukan investasi berpendapatan tetap pada barang (hard asset), kemudian menyewakannya dengan harga yang naik dari tahun ke tahun untuk mengimbangi inflasi dalam jangka panjang.
  3. Apabila anda melakukan investasi pada produk pendapatan tetap yang bukan berupa barang, tambahlah jumlah pokok investasi anda dari tahun ke tahun untuk mengimbangi inflasi dalam jangka panjang.

(8) Melakukan jual beli produk keuangan

Kelebihannya: Hasilnya bisa lebih besar sehingga dana awal investasi yang anda butuhkan bisa lebih sedikit.

Kelemahannya: Anda bisa mengalami kerugian uang yang cukup besar.

Kiat-kiatnya:

  1. Pelajari dan kenali resiko produk keuangan Anda sebelum Anda masuk ke situ.
  2. Perhatikan likuiditas produk Anda.
  3. Lakukan proses belajar secara terus menerus.
  4. Jangan malas melakukan evaluasi secara rutin.

Ternyata untuk saat ini aku cocoknya nyari tambahan penghasilan lewat Network Marketing.

It’s OK, jalani dengan enjoy !

2 thoughts on “Mencari penghasilan tambahan

  1. “menaikkan penghasilan tidak harus dilakukan apabila Anda mengalami defisit saja (??? msh bingung nih aku apa maksudnya ya..??) tetapi dapat dilakukan untuk mencegah kemungkinan terjadinya defisit pada tahun-tahun mendatang”

    Menurut saya maksudnya adalah, ketika kita hidup gak defisit juga bisa melakukan kegiatan untuk menaikkan penghasilan untuk mencegah defisit di kemudian hari. So, ketika gaji kita di kantor cukup untuk kebutuhan sehari2 misalnya, tetep aja cari alternatif penghasilan lain.. cari kantor ke dua begitu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *